2 Janda Pahlawan Dipidana, karena Mengajukan Kepemilikan Rumah Dinas

Hanya di Indonesia - Nasib apes dialami dua janda pahlawan, Soetarti dan Roesmini. Kedua wanita tua ini dijerat kasus persengketaan tanah rumah dinas. Mau mengajukan kepemilikan rumah dinas malah dipidanakan.



"Harapannya kami minta keadilan seadil-adilnya, kenapa yang lain bisa saya nggak bisa. Kami mengajukan permohonan tapi di pidana," ujar Soetarti (78) saat ditemui detikcom dikediamannya Jl Cipinang Jaya II B/38 RT 07/ RW 07, Jakarta Timur, Selasa(16/3/2010).

Menurut Soetarti, ada seseorang yang juga pensiunan Depkeu telah memiliki hak milik rumahnya dengan cara membeli rumah dinasnya. Dari situ, Soetarti pun berharap dapat membeli rumah dinas milik Departemen Keuangan yang telah ditempatinya selama 26 tahun itu.

"Tega-teganya. Negara saja menghargai jasa suami saya sehingga beliau diberi tempat di makam kalibata. Ironisnya juga negara memperlakukan saya seperti ini," katanya.

Suami-suami dari kedua janda ini merupakan bekas TNI Brigade 17 Tentara Pelajar. Mereka dijerat kasus tindak pidana penghunian rumah. Suami mereka juga pensiunan dari PNS Perusahaan Jawatan Penggadaian Departemen Keuangan.

Senada dengan Soetarti, Roesmini (78) juga menginginkan hal yang sama untuk dapat membeli rumah dinas yang telah ditempatinya selama 29 tahun itu.

"Saya juga kepingin rumah ini jadi milik sendiri," ucap Roesmini terbata-bata.

Soetarti dan Roesmini dituntut negara karena menempati rumah yang bukan miliknya. Meski keduanya akan menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada 17 Maret besok, mereka belum ada rencana untuk pindah rumah.

"Mungkin akan pindah ke rumah anak saya. Tapi nanti kalau masalah ini sudah selesai dan ada hasil akhirnya," papar Roesmini yang tinggal di Jl Cilangkap Jaya II, C 12 RT06/RW07. (detik.com)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »