Andi Soraya Merasa 'Diperkosa' Pajak

Hanya di Indonesia - Tingginya pajak penghasilan bagi pekerja seni, membuat Andi Soraya merasa ‘diperkosa’ pajak.

“Seharusnya pihak pajak tahu, kerja kita luar biasa capek. Harusnya mereka pikirkan itu,” ujar perempuan yang akrab disapa Aya ini ditemui di Platters Cafe, Jakarta, Rabu (10/3/2010).


Dia menilai besaran 30 persen pajak penghasilan artis sangat membebani. Meskipun sempat diprotes, namun Dirjen Pajak tetap tidak mau menurunkan besaran pajak tersebut.

Andi mengatakan dirinya tetap membayar pajak. “Saya taat pajak, tapi yang perlu diketahui, artis kelihatan glamor itu Cuma tameng, karena artis harus kelihatan sempurna,” tuturnya.

Mantan pasangan Steve Immanuel ini mengungkap banyak artis yang ngemplang pajak. Ada juga yang tetap gratis biar eksis.

“Aku punyalah NPWP Jakarta Selatan. (NPWP) penting banget untuk profesi artis, biar enggak diperkosa sama pajak,” tukasnya.

Awalnya, Andi melihat banyak artis yang tidak punya NPWP. Namun, setelah ada tuntutan dari rumah produksi, banyak yang sudah memiliki NPWP.

“Sekarang mereka tahu income. Kalau dipotong sampe 30 persen itu besar banget, belum kita kena dari PH,” protesnya.

Justru, menurut Andi, potongan dari PH itu biasanya besar dan kemungkinan artis hanya dapat setengah dari pendapatan yang tertera di perjanjian kerja.

“Jadi jangan dilihat artis punya mobil atau apa bisa aja itu cuma pinjam atau dikasih,” pungkasnya. (Okezone)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »