Fitrian Raih Nilai 10 di 3 Mata Pelajara UN 2010

Add Comment
Hanya di Indonesia -Fitrian Peraih Nilai 10 Tiga Mapel UN . Saat teman-teman sekolahnya merasa dag dig dug menunggu pengumuman kelulusan Ujian Nasional (UN), Fitrian Dwi Rahayu (14) justru merasa santai.

Siswa SMP Negeri 1 Karanganyar, Kebumen itu masih melakukan kebiasaan sehari-hari, membantu orangtua di rumah, membaca buku, mendengarkan musik dan sesekali bermain gitar. Meskipun hasil UN belum diumumkan, tak pernah terpikir olehnya akan tidak lulus dalam ujian.



Ya, anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Cipto Raharjo (51) dan Sukarni Mugi Rahayu (43) itu yakin akan lulus UN. Sebab, selama pelaksanaan ujian, dia merasa mengerjakan naskah soal yang diujikan tanpa kesulitan berarti. Bahkan saat mengerjakan soal ujian Matematika, menurutnya hanya satu soal saja ia merasa tidak sanggup mengerjakan.

"Saya sempat berpikir kalau soal Matematika yang diujikan salah he he he," ujar Fitrian Dwi Rahayu kepada Suara Merdeka di rumah orangtuanya di Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Karanganyar, Kebumen, Kamis (6/5) petang.

Memang, remaja kelahiran 26 Februari 1996 itu paling senang pada pelajaran Matematika. Bagi remaja yang hobi membaca dan mendengarkan musik itu, pelajaran berhitung sangat mengasyikkan. Dia merasa puas setelah bisa memecahkan satu soal, dan kemudian menyelesaikan soal lainnya. "Itung-itungan itu memang asyik. Kadang sampai lupa diri kalau sudah mengerjakan soal," imbuhnya.

Hasil UN Fitrian memang membanggakan. Nilai yang dicapai dari empat mata pelajaran hampir sempurna yakni 39,8 atau rata rata mendapatkan 9,95. Bagaimana tidak, hampir semua mata palajaran dia mendapatkan nilai sempurna. Bahasa Indonesia mendapatkan nilai 10, Matematika 10, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) memperoleh 10. Hanya Bahasa Inggris yang mendapat 9,8. Atas capaian tersebut, Fitrian mendapatkan nilai UN terbaik tingkat nasional.

Cipto Raharjo (51), sang Ayah mengakui Fitrian memang rajin belajar. Baik saat menjelang ujian maupun tidak, anaknya itu suka mengulang pelajaran di rumah.

Waktunya tidak menentu, namun lebih sering belajar pada malam hari. Pantas jika sejak SD anaknya memang cukup pintar. Sehingga waktu masuk SMPN 1 Karanganyar, dia menjadi terbaik ke-2 dan mendapatkan beasiswa selama setengah tahun.

Selain orang tua yang merasa bungah atas pretastasi Fitrian adalah H Suparmin SPd. Kepala SMPN 1 Karanganyar itu mengaku bangga atas prestasi yang diperoleh siswanya. Bahkan dia mengaku, sudah ditelepon oleh Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Prof Dr Ir Muhammad Nuh terkait prestasi yang diraih oleh anak didiknya.

"Fitrian memang anak yang pandai di sekolah. Sejak kelas satu, dia selalu mendapat peringkat 1 dan 2," ujar Suparmin yang juga menyampaikan apresiasi kepada para guru di sekolah itu.

Di sisi lain, Suparmin juga merasa bangga karena sekolah yang dipimpinnya mendapatkan peringkat nomor tiga se-Kebumen setelah SMPN1 Kebumen dan SMPN2 Gombong. Prestasi tersebut melebihi SMP yang berstatus Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI). " Dari 279 siswa yang mengikuti UN hanya satu siswa yang harus mengulang," tandasnya.

sumber : http://suaramerdeka.com/

(Mendukung mbak maya untuk travel jakarta bandung)
Foto-Foto Eksklusif Kerusuhan di Mojokerto

Foto-Foto Eksklusif Kerusuhan di Mojokerto

Add Comment
Hanya di Indonesia -
Berikut adalah Kumpulan foto kerusuhan amuk massa pendukung calon peserta Pilkada di Mojokerto yang mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit.
Kerusuhan MojokertoKerusuhan Mojokerto

Kerusuhan Mojokerto
Kerusuhan Mojokerto








Kerusuhan Mojokerto
Massa menghancurkan dan membakar mobil di sekitar lokasi gedung DPRD mojokerto
Kerusuhan Mojokerto


Sejumlah orang berusaha memadamkan api pada mobil dinas yang dibakar massa saat terjadi aksi anarkis unjuk rasa dari massa yang mengatas namakan Arkam (Aliansi Rakyat Kabupaten Mojokerto) di halaman DPRD Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (21/5). Akibat aksi amuk massa tersebut 17 mobil hangus terbakar dan puluhan pengunjuk rasa diamankan Polisi. FOTO ANTARA
Kerusuhan Mojokerto
Sejumlah warga melihat sisa kebakaran pasca terjadi aksi anarki massa yang mengatas namakan Arkam (Aliansi Rakyat Kabupaten Mojokerto) di halaman Pemkab Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (21/5). Pasca kerusuhan Polda Jatim menyiagakan 300 orang pasukan Brimob ke lokasi kerusuhan. FOTO ANTARA
Kerusuhan Mojokerto
Lemparan bom molotov maupun serangan pentungan kayu, besi dan lemparan batu, tidak hanya membubarkan 230 personel kepolisian yang mengamankan pemaparan visi dan misi Cabup-Cawabup Mojokerto. Akibat serangan itu, 10 polisi mengalami luka-luka.
Kerusuhan Mojokerto
Bom Molotov
Bom Molotov
Polisi mengamankan puluhan bom molotov milik pengunjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Mojokerto. Bom molotov yang disimpan di kardus itu diamankan pasca kerusuhan yang mengakibatkan puluhan mobil rusak dan belasan orang terluka
Kerusuhan Mojokerto
Kerusuhan Mojokerto
Pasca kerusuhan di gedung DPRD Kabupaten Mojokerto menyebabkan 23 mobil dibakar massa, kini pendopo di Jalan Ahmad Yani jadi tontonan warga. Warga terlihat memadati jalan di sekitar pendopo dan Pemkab Mojokerto.

Mereka penasaran melihat mobil-mobil mewah dibakar massa hingga sebagian tinggal kerangkanya saja. Dari pantauan detiksurabaya.com, warga yang memadati sekitar pendopo terdiri dari kalangan pemuda, anak-anak, bapak dan ibu.

(Mendukung mbak maya untuk travel jakarta bandung)
Add Comment
Hanya di Indonesia -angsung aja ya,


Lantai :56
Tahun :start 2004
finish 2007
Alamat :Jl. MH. Thamrin no 1, Jakarta Pusat
Jakarta Indonesia

Lantai :48
Tahun :Finish 1996
Alamat :Jln. Jend. Sudirman Kav. 1
Jakarta Indonesia

Lantai :55
Tahun :Finish 2007
Alamat :Jalan Setiabudi 9
Jakarta Indonesia

Lantai : 55
Tahun : Finish 2006
Alamat :Jalan Setiabudi Raya 9
Jakarta Indonesia

Lantai :40
Tahun :Finish 2008
Alamat :Jakarta. Indonesia

Lantai :57
Tahun :Began :2004
Finish :2008
Alamat :Jl. MH. Thamrin no 1, Jakarta Pusat
Jakarta Indonesia

Lantai :48
Tahun :Began 2006
Finish 2009
Alamat :Rasuna Epicentrum Superblock, Jakarta Selatan (South Jakarta)
Jakarta Indonesia

Lantai :45
Tahun : Finish 2005
Alamat :Jakarta Indonesia
Lantai :47
Tahun :Finished 2008
Alamat :Jakarta Indonesia


Lantai :54
Tahun : Finished 2003
Alamat :Jalan Jend. Gatot Subroto 42
Jakarta Indonesia [/spoiler]
[spoiler=11 fx Plaza]

Lantai :42
Tahun : Finish 2005
Alamat :Jl.Jend.Sudirman Jakarta-Indonesia

Lantai :38
Tahun :2007
Alamat :Sudirman
Jakarta Indonesia

Lantai :39
Tahun :Began 2005
Finish 2009
Alamat :Jl. Letjen S. Parman Kav 22-24, Jakarta Pusat (Central Jakarta)
Jakarta Indonesia

Lantai :36
Alamat:Jl. Jend. Sudirman Kav 76-78
Jakarta Indonesia

Lantai :37
Finished :1997
Alamat :Jalan HR Rasuna Said Kavling 2-3
Jakarta Indonesia

Lantai:39
Alamat :Jalan MH Thamrin 51
Jakarta Indonesia


Lantai :34
Tahun :Finish :2003
Alamat :Jl.sudirman

Lantai :44
Tahun :Began 2006
Finish 2009
Alamat :Jalan Jenderal Sudirman No.86
Jakarta Indonesia

(Mendukung mbak maya untuk travel jakarta bandung)
Ular Phyton Berambut Manusia

Ular Phyton Berambut Manusia

Add Comment
Hanya di Indonesia -Penemuan seekor ular phyton berambut tebal hitam persis manusia gemparkan warga. Ular phyton ini mempunyai rambut dengan panjang sekitar 15-20 cm.



Ular ini pertama kali ditemukan Ade Wahyudin (23), warga RT 04/RW 02 Kel. Lemahmekar, Kec. Kab. Indramayu saat bersama temannya pergi ke daerah wisata Cibulan, Kab. Kuningan, Kamis (28/1) pukul 12.00 WIB.

Ratusan warga yang penasaran berebut melihat keanehan ular berambut yang dimasukkan ke dalam akuarium oleh penemunya ini.

"Saat itu saya bersama teman sedang melakukan ziarah. Lalu ada orang yang berteriak. Setelah saya dekati orang itu menunjukkan seekor ular yang melingkar di bawah pohon. Saat ditangkap ular itu diam saja," kata Ade.



Ade mengatakan, usai ditangkap, ternyata ular yang panjangnya sekitar 3 meter ini mempunyai keanehan. Kepala ular itu memiliki rambut yang persis seperti manusia.

"Aneh memang, ular sanca yang saya temukan ini persis di kepalanya memiliki rambut seperti manusia," tuturnya sambil menunjukkan ular tersebut.

Ulah sanca aneh ini dinamai Ade "Si Gondrong". "Pasalnya ular ini punya rambut yang cukup panjang. Makanya saya kasih nama Si Gondrong," katanya.

(Mendukung mbak maya untuk travel jakarta bandung)
Untuk Merayakan Imlek, Warga di Singkawang Membuat Kue Keranjang Raksasa

Untuk Merayakan Imlek, Warga di Singkawang Membuat Kue Keranjang Raksasa

Add Comment
Hanya di Indonesia -

SINGKAWANG - Menjelang peringatan Imlek, etnis Tionghoa di Singkawang, Kalimantan Barat, membuat persiapan istimewa. Mereka membuat kue keranjang raksasa yang ditargetkan masuk dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri).

Persiapan dilakukan di Stadion Kridasana, Jl Pelita Singkawang. Untuk keperluan tersebut, dibangun pondok dengan atap daun. Tidak setiap orang diizinkan masuk ke dalamnya. Di dalam pondoknya itulah terletak panci raksasa yang digunakan untuk memasak kue keranjang tersebut.

Sekretaris Festival Cap Go Meh 2010 Bong Cin Nen menjelaskan, untuk membuah kue keranjang raksasa itu diperlukan 4,6 ton ketan putih dan 4,6 ton gula pasir. ''Perlu waktu 16 hari untuk mengolah ketan putih,'' katanya.

Menurut dia, kue keranjang itu akan mencapai ketinggian satu meter dengan diameter 2,88 meter. ''Kalau sudah masak, total beratnya mencapai 8,735 ton,'' tambahnya.

Kue keranjang raksasa itu akan dibagikan kepada masyarakat saat malam penutupan perayaan Cap Go Meh. Kue keranjang adalah makanan khas saat perayaan Imlek.

(Mendukung mbak maya untuk travel jakarta bandung)
Kakek BerUsia 81 Tahun Ikut Ujian Setara SD

Kakek BerUsia 81 Tahun Ikut Ujian Setara SD

Add Comment
Hanya di Indonesi - 
Tuntutlah ilmu walau sampai ke Negeri China. Pepatah itu kiranya terasa pas menggambarkan semangat Tarlan dalam menuntut ilmu. Bagaimana tidak? Di usianya yang sudah sangat senja, menginjak 81 tahun, kakek 19 cucu ini masih bersemangat mengikuti ujian Paket A setara SD.

Meski sesekali mengerutkan dahinya, Tarlan terlihat serius mengerjakan soal-soal ujian yang diberikan oleh pengawas dalam ujian Paket A setara (SD) yang diselenggarakan Suku Dinas Pendidikan Menengah (Sudin Dikmen) Jakarta Pusat, Jumat (20/11). Sikap Tarlan patut diacungi jempol. Di usianya yang melewati ambang batas ternyata masih bersemangat untuk belajar.


Ya, lelaki kelahiran Cirebon itu bersama rekan-rekan sebayanya mengikuti ujian Paket A yang digelar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Harapan Islam, Jalan Galur Raya 16, Johar Baru, Jakarta Pusat.

“Cari ilmu itu enggak ada batasnya. Kan ada pepatahnya, tuntutlah ilmu sampai ke negeri China,” ujar Tarlan lantang saat ditemui usai menyelesaikan soal ujian, Jumat (20/11).

Lelaki renta itu mengaku sudah sejak setahun lalu mengikuti program pendidikan Paket A. Ini dilakukan karena dia ingin memiliki ijazah SD. Nantinya jika telah lulus, ijazahnya akan dilaporkan pada pimpinannya agar dia diangkat menjadi karyawan tetap. Selama ini, Tarlan bekerja sebagai salah seorang petugas kebersihan di Masjid Istiqlal.

“Kalau mau menjadi karyawan tetap, syaratnya harus memiliki ijazah SD. Sampai saat ini saya belum punya, makanya saya ikut belajar di sini,” ungkap warga Jalan Kalibaru Timur V, Bungur, Senen, Jakarta Pusat itu.

Upaya gigih lelaki yang hanya mengenyam kelas 5 SR (sekolah setingkat SD zaman kolonial Belanda) mendapat dukungan penuh dari seluruh keluarganya. Tentu saja dukungan ini menjadikan dia lebih termotivasi dan semangat untuk menyelesaikan program Paket A.

“Mudah-mudahan umur bapak sampai,” ujar Tarlan yang terpaksa putus sekolah saat itu lantaran Indonesia dalam keadaan kondisi perang melawan penjajah.

Rupanya Tarlan tidak sendirian dalam mengikuti ujian Paket A. Beberapa kakek-kakek lainnya pun mengikuti hal yang sama. Di antaranya Mulyani (50) dan Hussein (55) yang sama-sama ingin segera memiliki ijazah setara SD agar dapat diangkat menjadi karyawan tetap sebagai petugas kebersihan di Masjid Istiqlal.

“Kalau jadi karyawan tetap, kami akan digaji sesuai UMR, katanya,” ujar Hussein.

Kasi Dikmen Kecamatan Joharbaru, Ahmad Hilmi mengatakan, wilayah Joharbaru merupakan daerah yang banyak dihuni oleh kaum dhuafa. Karena itu, pihaknya membantu dengan menyelenggarakan program Paket A setara (SD), B setara (SMP) serta C setara (SMA) guna memperbaiki kualitas hidup dan menambah pengahasilan.

“Kami ingin meningkatkan kualitas hidup, PKBM sudah ada, dengan demikian diharapkan lulusannya mampu mengembangkan ilmu dan meningkatkan taraf hidupnya,” ungkapnya.

Ahmad Hilmi mencatat, peserta ujian paket A kali ini sebanyak 26 orang, paket B 72 orang, dan paket C tidak ada pesertanya. Dia berharap, pada tahun berikutnya, peserta ujian paket A, B, dan C ini dapat terlaksana kembali guna meningkatkan kualitas masyarakat Jakarta Pusat dan mendukung program pemerintah dalam pembebasan buta aksara.

Plh Kasudin Dikmen Jakarta Pusat, Delly Indirayati, menyambut baik adanya keinginan yang kuat dari orang-orang seperti Tarlan. Meski telah memasuki usia senja, namun tetap semangat mencari ilmu.

“Saya sudah berbicara dengannya, memang ada keinginan kuat darinya untuk membuktikan kepada anak cucunya bahwa beliau tidak buta huruf. Karena itu memang sudah sewajibnya orang-orang seperti pak Tarlan kita fasilitasi,” ujar Delly.

Ke depannya PKBM yang ada akan dibina serta dievaluasi baik untuk kurikulum, metode, dan lain sebagainya agar ada peningkatan mutu baik dari PKBM maupun dari lulusannya. “Pasti, kurikulumnya akan disempurnakan untuk peningkatan mutu,” kata Delly Indirayati.



sumber: detik.com