Kapal Pemburu Teroris Made in Banyuwangi Dipakai Rusia

Kapal Pemburu Teroris Made in Banyuwangi Dipakai Rusia - -PT Lundin Industry Invest yang bermarkas di Banyuwangi, Jawa Timur telah banyak memproduksi kapal militer yang diekspor ke berbagai negara. Salah satu model kapal buatan Banyuwangi ini telah digunakan sebagai alat tempur sistem persenjataan (alutsista) negara Rusia.

Kapal militer yang dipesan Rusia bernama X2K Anti Teroris. Kapal tipe ini tak hanya memikat Rusia tapi juga negara lainnya di antaranya Brunei dan Malaysia.


"X2K bukan hanya kapal patroli tapi juga bisa menyelinap di antara kapal besar. Ketika kapal itu berhenti kamu bisa masuk dengan cara memanjat. Ini digunakan untuk anti teroris dan operasi menempel, pembajakan," ujar Presiden Direktur PT Lundin Industry Invest John Ivar Lundin kepada wartawan saat mengunjungi pabriknya di Jalan Lundin no 1, Sukowidi, Banyuwangi, Jumat (12/8/2016).

John menyebut beberapa keunggulan X2K Anti Teroris membuat kapal ini dilirik oleh Rusia.

"Kami sangat senang bisa menjual produk militer ke Rusia karena kami tidak hanya membeli bahan dari sana. Sejujurnya kami punya kualitas internasional yang baik dan setara standar Eropa," jelasnya.

Lundin menerangkan bahwa kapal tipe ini memang khusus dibuat untuk operasi anti teroris dan pembajakan karena bisa menyusup ke kapal musuh.

"Jadi ini spesial dibuat untuk mencegat kemudian masuk ke kapal. Dengan harapan tanpa mereka ketahui, memanjat kapal dan kemudian mengambil alih kapal. Ini adalah taktik menyusup untuk mengambil alih kapal," beber pria asal Swedia ini.

John menyebut keunggulan kapal X2K Anti Teroris ini sudah diamini oleh banyak negara. Bahkan kapal jenis ini sudah menjadi alat latihan di berbagai negara seperti Swedia, Amerika dan Australia.

"Dari desain sudah diuji di beberapa negara dan kapal ini terkenal sebagai alat latihan di Swedia, Amerika, Australia. Kami pikir semuanya senang dengan produk kami," katanya.

Keunggulan X2K Anti Teroris ini juga telah diuji pasukan khusus. John juga menyebut Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Komando Pasukan Katak (Kopaska) telah menggunakan kapal jenis ini.

"Bahkan pasukan khusus juga menggunakan teknologi ini, dan produk ini sangat diminati bahkan Kopassus dan Kopaska menggunakan ini untuk operasi internasional. Jadi ini kapal yang sudah teruji, kualitas ekspor, dan ini mudah masuk ke kontainer kargo jadi kapal ini bisa dikirim kemana saja ke seluruh dunia," tambahnya.

Tentara Nasional Indonesia (TNI) pun juga memesan kapal buatan Lundin. TNI melirik kapal jenis Trimaran yang dikenal anti radar dan tahan api. Produk kapal Lundin juga telah digunakan oleh Badan Keamanan Laut dan juga Badan SAR Nasional.(Hanya di Indonesia)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »